TORAJA UTARA - Pro kontra terkait prestasi pembangunan pemerintahan Kaboro di Toraja Utara dinilai minus.
Pasalnya, ada-ada saja segelintir orang menilai prestasi Kalatiku Paembonan dan Rinto Kadang dalam menahkodai pemerintahannya terkesan tidak balance dan tidak berjalan mulus.
Menanggapi hal tersebut terkait adanya aroma tak sedap, praktisi hukum Piter Pondabarani, SH memberikan penilaian tersendiri dengan sistem barometer skala vertikal dan horizontal terkait pemerintahan Kaboro di Toraja Utara ini.
Menurutnya sepanjang pemerintahan Kalatiku Paembonan dengan Rinto Kadang yang dikenal dengan Kaboro berlangsung dengan baik.
Maka dari itu Pither yang akrab disapa bangpit ini, mengatakan bahwa ada tiga hal penilaian di pemerintahan kaboro yakni dari segi pertanggungjawaban keuangan, Clier Govermen dan capaian pembangunan itulah capaian kaboro.
Bahkan dalam pertanggungjawaban keuangan kaboro berhasil secara terus menerus selama periodenya memberikan hasil audit WTP.
"Sebuah penilaian keuangan negara yang luar biasa, secara terus menerus selama periode kaboro. Clier Goverman selama pemerintahan Kaboro tidak ada ASN di lingkup Pemda Toraja Utara yang kena masalah hukum khususnya tersandung masalah Tipikor, " kata bangpit melalui saluran WhatsApp messenger-nya, Rabu (18/11) sore.
Ini sebuah bukti kalau pemerintahan Kaboro itu clier govermen. Apalagi program pembangunannya lebih banyak menyentuh masyarakat kecil dan kepentingan orang banyak.
"Dengan menjalankan sistem keuangan secara benar, didukung oleh pemerintahan yang clier govermant menjadikan pemerintahan Kaboro mencapai hasil kerja yang lebih dari apa yang diharapkan selama ini. Rencana pencapaian pembangunan yang direncanakan beranjak dari tiga barometer tersebut, " ujarnya.
Pither menambahkan, diapun menilai capai pemerintahan Kaboro dalam pembangunan sangat luar biasa. Apalagi kalau tongkat stapet dikemudian hari bisa berkelanjutan.(Arlin)